Sengkarut Pendidikan Cianjur, Kualitas SDM Terancam Sulit Berkembang

Ruang Cianjur — Tata kelola pendidikan di Kabupaten Cianjur mendapat sorotan. Praktisi pendidikan Hakim Lesmana Direja menilai, orientasi pendidikan berpotensi bergeser dari pembangunan sumber daya manusia (SDM) menuju kepentingan bisnis.

Menurut Hakim, pendidikan seharusnya membentuk peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, berilmu, cakap dan kreatif melalui ekosistem belajar yang sehat.

Ia menyoroti keberadaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang merekrut siswa usia sekolah. Hakim mempertanyakan dampak sistem pembelajaran fleksibel terhadap kualitas pendidikan dibandingkan sekolah formal.

“Persoalan pada akhirnya siswa memiliki ijazah itu soal lain. Yang menjadi sorotan adalah kualitas sumber daya manusia ke depannya,” kata Hakim kepada Ruang Cianjur.

Selain itu, Hakim mengungkapkan adanya informasi perubahan data siswa dari sekolah formal ke PKBM. Ia meminta persoalan tersebut ditelusuri agar tidak terjadi perebutan siswa yang berpotensi berkaitan dengan bantuan operasional.

Hakim mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur memperkuat pengawasan tata kelola pendidikan, memastikan data peserta didik akurat, serta menjamin proses belajar berjalan sesuai tujuan pendidikan.

“Tujuannya supaya IPM Cianjur bisa naik sekaligus memiliki kualitas yang baik,” tegasnya.(HDN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *