Ratusan Massa PPNKRI Datangi DPRD Cianjur, Sampaikan Penolakan terhadap LGBT

Ruang Cianjur – Gabungan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam yang mengatasnamakan Paguyuban Pengawal Negara Republik Indonesia (PPNKRI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kabupaten Cianjur, Kamis (6/8/2026). Massa aksi tiba di lokasi sekitar pukul 13.40 WIB.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan aspirasi terkait penolakan terhadap LGBT. Berbagai spanduk dan poster dibentangkan, sementara sejumlah perwakilan bergantian menyampaikan orasi di hadapan peserta aksi.

Juru bicara massa, Habib Hud, menyatakan pihaknya menilai fenomena LGBT di Kabupaten Cianjur perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Menurutnya, terdapat ribuan warga yang diduga terlibat dalam komunitas LGBT di Cianjur.

“Menurut data yang kami miliki, sudah kurang lebih 7.000 masyarakat terlibat LGBT. Hal ini sangat memprihatinkan dan pemerintah tidak bisa tinggal diam,” ujar Habib Hud dalam orasinya.

Melalui aksi tersebut, PPNKRI mendesak DPRD dan Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk menyusun regulasi yang, menurut mereka, dapat menjadi dasar hukum dalam menangani persoalan yang mereka sampaikan.

“Hari ini kami datang untuk menyampaikan kekhawatiran kami agar ada peraturan yang bisa menjerat kaum LGBT di Cianjur,” katanya.

Dalam orasinya, Habib Hud juga menyampaikan bahwa aksi tersebut didorong oleh keyakinan agama dan kepedulian terhadap generasi muda.

“Kami mencintai Allah SWT, kami mencintai Nabi Muhammad SAW, kami mencintai warga Cianjur dan generasi muda. Jangan sampai LGBT merusak anak bangsa,” ucapnya di hadapan massa aksi.

Aksi berlangsung di bawah pengamanan aparat kepolisian dan personel gabungan. Hingga berita ini ditulis, massa masih menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, sementara belum ada keterangan resmi dari pihak DPRD maupun Pemerintah Kabupaten Cianjur terkait tuntutan yang disampaikan dalam aksi tersebut.(HDN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *