Ruang Cianjur – Kebutuhan terhadap jaringan yang stabil, aman, dan mudah dikelola semakin penting seiring meningkatnya ketergantungan bisnis terhadap teknologi digital. Tidak hanya membutuhkan koneksi internet, perusahaan juga perlu memastikan infrastruktur jaringan dapat mendukung operasional secara konsisten sekaligus mampu beradaptasi dengan kebutuhan bisnis yang terus berkembang.
Melihat kebutuhan tersebut, PT Mega Akses Persada (FiberStar) menghadirkan GO! NEXT 2026 di Cianjur dengan mengusung tema “Go Digital. Go Further.” melalui forum eksklusif bertajuk “The Ultimate Connectivity: Building Reliable, Fast, and Secure Networks for the Digital Era.”
Kegiatan yang berlangsung di Cordela Suites Cianjur, Jawa Barat, pada Selasa (22/9/2026) ini menjadi ruang diskusi dan networking antara FiberStar dengan pelaku bisnis mengenai perkembangan kebutuhan jaringan serta solusi teknologi yang dapat mendukung aktivitas operasional di era digital.
Branch Manager FiberStar Jawa Barat, Slamet Hidayat, mengatakan bahwa perkembangan kebutuhan digital membuat perusahaan perlu melihat konektivitas sebagai bagian dari infrastruktur bisnis, bukan sekadar akses internet.
“Saat ini, konektivitas menjadi bagian penting dari operasional bisnis. Namun, kebutuhan setiap perusahaan tentu berbeda. Ada yang membutuhkan koneksi dedicated dengan performa yang konsisten, ada yang membutuhkan pengelolaan jaringan secara menyeluruh, dan ada pula yang membutuhkan tambahan keamanan maupun konektivitas alternatif. Melalui GO! NEXT 2026, kami ingin memperkenalkan bagaimana berbagai kebutuhan tersebut dapat disesuaikan melalui solusi yang lebih terintegrasi,” ujar Slamet.
Menurut Slamet, pendekatan tersebut sejalan dengan perkembangan peran FiberStar yang tidak hanya menyediakan konektivitas, tetapi juga menghadirkan berbagai solusi pengelolaan jaringan untuk membantu pelanggan menjalankan infrastruktur digital dengan lebih efektif.
Dari Konektivitas hingga Pengelolaan Jaringan
Salah satu solusi yang diperkenalkan dalam GO! NEXT 2026 adalah FiberStar Managed Service, yang mencakup berbagai kebutuhan pengelolaan infrastruktur jaringan mulai dari instalasi, konfigurasi, integrasi, provisioning, monitoring 24/7, remote support, on-call/site support, penggantian perangkat, hingga preventive maintenance.
Pendekatan managed service tersebut dapat membantu perusahaan mengurangi kompleksitas dalam mengelola infrastruktur jaringan secara mandiri. Perusahaan dapat menyerahkan sejumlah fungsi pengelolaan jaringan kepada tim yang memiliki keahlian teknis, sehingga tim internal dapat lebih fokus pada kebutuhan bisnis utama.
Technical Solution FiberStar Jawa Barat, Syukur Ashar Kurniawan, menjelaskan bahwa tantangan pengelolaan jaringan saat ini bukan hanya mengenai tersedianya koneksi, tetapi juga bagaimana seluruh infrastruktur dapat dikelola dan dipantau dengan baik.
“Ketika jaringan semakin menjadi bagian dari aktivitas utama perusahaan, pengelolaannya juga menjadi semakin kompleks. Perusahaan harus memperhatikan perangkat, konfigurasi, monitoring, keamanan, maintenance, sampai penanganan ketika terjadi gangguan. Karena itu, managed service dapat menjadi salah satu pendekatan untuk membantu perusahaan mengelola kebutuhan tersebut secara lebih terstruktur, tanpa harus membangun seluruh sumber daya teknis secara mandiri,” jelas Syukur.
FiberStar juga menawarkan Managed Service Firewall sebagai bagian dari solusi keamanan jaringan. Firewall berfungsi untuk memantau, menyaring, dan mengendalikan lalu lintas data yang masuk maupun keluar berdasarkan aturan keamanan yang ditentukan. Solusi tersebut ditujukan untuk membantu perusahaan menghadapi kebutuhan perlindungan jaringan, termasuk pengendalian akses dan perlindungan terhadap berbagai ancaman siber.
Mengubah Beban Infrastruktur Menjadi Layanan yang Lebih Mudah Dikelola
Selain managed service, FiberStar memperkenalkan konsep WiFi as a Service (WaaS) yang menggabungkan konektivitas internet dedicated dengan pengelolaan perangkat jaringan secara komprehensif.
Dalam solusi ini, FiberStar mencakup proses assessment dan design, deployment dan configuration, hingga monitoring dan replacement. Pengelolaan juga mencakup pemantauan secara proaktif 24/7, pembaruan firmware, serta dukungan penggantian perangkat.
Pendekatan tersebut memberikan alternatif bagi perusahaan yang ingin mengurangi beban investasi awal infrastruktur sekaligus mendapatkan biaya operasional yang lebih terprediksi. FiberStar juga menyediakan konsep single point of contact, sehingga kebutuhan terkait konektivitas maupun perangkat jaringan dapat ditangani melalui satu pintu.
“Yang ingin kami tawarkan bukan sekadar perangkat atau koneksi, tetapi bagaimana pelanggan dapat memperoleh pengalaman pengelolaan jaringan yang lebih sederhana. Mulai dari perencanaan, instalasi, konfigurasi, monitoring hingga maintenance dapat disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Dengan begitu, perusahaan dapat lebih fokus menjalankan bisnis tanpa harus memikirkan seluruh kompleksitas infrastruktur jaringan secara mandiri,” tambah Syukur.
Menjawab Kebutuhan Konektivitas di Berbagai Kondisi
Kebutuhan konektivitas juga tidak selalu dapat dipenuhi dengan satu jenis akses. Untuk perusahaan yang beroperasi di lokasi yang belum terjangkau jaringan fiber optik atau membutuhkan koneksi alternatif, FiberStar menghadirkan Starlink Internet Solutions sebagai salah satu pilihan konektivitas.
Dalam materi GO! NEXT 2026, Starlink diperkenalkan sebagai layanan internet satelit yang dapat memberikan akses internet di berbagai wilayah, termasuk area yang belum memiliki jaringan fiber optik. FiberStar juga menawarkan Starlink untuk kebutuhan seperti internet kantor, operasional proyek atau kantor di area terpencil, serta backup koneksi korporasi.
“Setiap lokasi memiliki tantangan yang berbeda. Karena itu, solusi konektivitas juga perlu fleksibel. Fiber optik dapat menjadi pilihan utama untuk kebutuhan tertentu, sementara konektivitas berbasis satelit seperti Starlink dapat digunakan untuk lokasi yang belum terjangkau fiber maupun sebagai koneksi backup sesuai kebutuhan pelanggan,” ujar Slamet.
Mendorong Bisnis Melangkah Lebih Jauh
Mengusung semangat “Go Digital. Go Further.”, GO! NEXT 2026 menjadi bagian dari upaya FiberStar untuk memperkenalkan pendekatan yang lebih luas terhadap kebutuhan infrastruktur digital perusahaan.
Tidak hanya konektivitas, portofolio FiberStar mencakup layanan Managed Service, Managed Service Firewall, WiFi as a Service, solusi IPTV untuk sektor hospitality, serta Starlink Internet Solutions. Berbagai solusi tersebut dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan dan karakteristik masing-masing pelanggan.
FiberStar sendiri merupakan penyedia layanan infrastruktur berbasis serat optik dengan konsep netralitas yang melayani kebutuhan berbagai sektor, mulai dari NAP/ISP, perbankan dan lembaga keuangan, pemerintahan, universitas dan sekolah, kawasan bisnis dan industri, hingga kawasan pemukiman dan retail.
Melalui GO! NEXT 2026, FiberStar terus membuka ruang diskusi dengan pelaku usaha dan pemangku kepentingan di berbagai daerah untuk memahami kebutuhan digital yang semakin beragam, sekaligus memperkenalkan pilihan solusi yang dapat membantu perusahaan membangun jaringan yang reliable, fast, secure, dan lebih mudah dikelola.(HDN)
(*)






