Ruang Cianjur – Sejumlah relawan yang terlibat dalam penanganan kebakaran vegetasi di kawasan Gunung Gede Pangrango meluapkan kekecewaan di halaman kantor Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP), Rabu (12/8/2026).
Aksi tersebut terekam dalam sebuah video berdurasi 3 menit 8 detik dan kemudian viral di media sosial. Dalam rekaman itu, sejumlah relawan terlihat menyampaikan protes terhadap pernyataan BBTNGGP terkait kondisi kebakaran di kawasan Kawah Wadon Gunung Gede.
Para relawan mempertanyakan pernyataan yang menyebutkan kebakaran di lokasi tersebut telah berhasil dipadamkan dan kondisi penanganan sudah kondusif. Menurut mereka, kondisi di lapangan dinilai belum sepenuhnya sesuai dengan informasi yang disampaikan kepada publik.
Salah seorang relawan, Aryo, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk spontanitas akibat kekecewaan relawan terhadap pemberitaan mengenai keterlibatan berbagai pihak dalam penanganan kebakaran.
“Kekesalan ini karena di media massa mengklaim bahwa TNGGP dan pihak lain sudah turun langsung. Dari kejadian pertama sampai saat ini, para relawan yang pertama turun, meskipun dengan alat seadanya,” kata Aryo, Rabu (12/8/2026).
Ia menegaskan, para relawan selama ini terus berjibaku melakukan upaya pemadaman di tengah kondisi medan yang cukup sulit dan keterbatasan peralatan.
Aryo juga membantah kondisi kebakaran di Kawah Wadon telah sepenuhnya aman. Ia menyebut masih terdapat titik api yang muncul di kawasan tersebut.
“Sementara di atas (Kawah Wadon) masih terjadi kebakaran. Sekarang mencapai lebih kurang 25 hektare,” ujarnya.
Para relawan berharap informasi terkait kondisi kebakaran disampaikan secara terbuka dan sesuai dengan fakta di lapangan, termasuk mengenai pihak-pihak yang terlibat dalam upaya pemadaman.
Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Balai Besar TNGGP terkait aksi protes para relawan maupun mengenai perbedaan informasi terkait kondisi kebakaran vegetasi di Kawah Wadon.(HDN)












