Bangunan SD Diduga Tak Layak di Naringgul Viral, Disdikpora Cianjur Sebut Kelas Jauh

Ruang Cianjur – Bangunan sekolah dasar (SD) di Kampung Sukajadi, Desa Sukamulya, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur, mendadak menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial.

Dalam video berdurasi sekitar 1 menit 33 detik tersebut, seorang konten kreator menyoroti kondisi bangunan yang disebut diduga tidak layak digunakan sebagai tempat belajar mengajar. Dalam unggahannya, konten kreator itu juga menyebut nama Bupati Cianjur Mohammad Wahyu dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Bangunan yang menjadi sorotan tersebut diketahui merupakan bagian dari SDN Banyuasin.

Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Rifki Mohammad Ramdan, membenarkan keberadaan bangunan tersebut. Namun, ia menjelaskan bahwa bangunan itu bukan sekolah yang berdiri sendiri, melainkan merupakan kelas jauh di bawah sekolah induk.

“Itu bangunan sekolah kelas jauh SDN Banyuasin,” kata Rifki, Sabtu (8/8/2026).

Menurut Rifki, keberadaan kelas jauh tersebut merupakan hasil permintaan masyarakat setempat. Salah satu pertimbangannya yakni jarak yang cukup jauh dari permukiman warga menuju sekolah induk.

“Kelas jauh itu permintaan dari masyarakat karena jarak ke SDN Banyuasin sejauh 5 kilometer,” ujarnya.

Rifki menyebut, Disdikpora Cianjur saat ini memiliki rencana untuk menarik kegiatan belajar mengajar di kelas jauh tersebut kembali ke sekolah induk.

Namun, rencana tersebut masih membutuhkan kajian dan pertimbangan, terutama berkaitan dengan akses pendidikan bagi siswa yang masih duduk di kelas rendah.

“Kemungkinan akan ditarik ke sekolah induk, tetapi dipertimbangkan khususnya yang kelas bawah jenjang 1 hingga 3,” pungkasnya. (HDN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *