Ruang Cianjur – Puluhan massa yang tergabung dalam **Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) Kabupaten Cianjur** menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Cianjur, Rabu (5/8/2026). Massa mulai berkumpul sekitar pukul 11.00 WIB.
Dalam aksi tersebut, para peserta secara bergantian menyampaikan orasi yang berisi tuntutan agar Pemerintah Kabupaten Cianjur segera mengaktifkan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan bagi masyarakat miskin yang dinonaktifkan.
Di sela-sela aksi, Sekretaris SPRI Cianjur, Aris, mengatakan kedatangan mereka merupakan bentuk protes terhadap kebijakan yang dinilai berdampak langsung terhadap masyarakat prasejahtera.
“Kami datang hari ini untuk menuntut Bupati Cianjur mengaktifkan kembali BPJS bagi masyarakat miskin di Cianjur,” ujar Aris kepada wartawan.
Menurutnya, berdasarkan hasil advokasi yang dilakukan SPRI, terdapat sekitar 50 warga yang tengah menjalani pengobatan terpaksa menunda proses pelayanan kesehatan karena status kepesertaan BPJS mereka tidak lagi aktif.
Aris menilai mayoritas warga yang kepesertaan BPJS-nya dinonaktifkan merupakan masyarakat prasejahtera yang sangat bergantung pada jaminan kesehatan pemerintah.
“Aktifkan kembali, karena mayoritas data yang dinonaktifkan merupakan warga prasejahtera,” tegasnya.
Hingga pukul 13.50 WIB, massa aksi masih bertahan di depan Kantor Pemkab Cianjur. Belum ada kepastian mengenai pihak dari Pemerintah Kabupaten Cianjur yang akan menerima perwakilan massa untuk menyampaikan tuntutan mereka secara langsung.(HDN)














