Sidak IPAL SPPG Mekarsari, Dansektor 6 Citarum Harum Temukan Pengelolaan Limbah dan Kebersihan Tak Layak

Ruang Cianjur — Dansektor 6 Citarum Harum (CH) Kolonel Inf Jhonson Mangasitua Sitorus bersama jajaran Sub Sektor 3 Satgas Citarum Harum melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mekarsari, Jumat (4/9/2026).

SPPG yang berada di bawah Yayasan Akses Generasi Berlian tersebut berlokasi di Jalan Jonggol, Kampung Tanjakan Kesik RT 02/03, Desa Mekarsari, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur.

Sidak dilakukan sebagai tindak lanjut laporan masyarakat terkait munculnya bau tidak sedap yang diduga berasal dari pembuangan limbah cair aktivitas SPPG Mekarsari.

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, Satgas Citarum Harum menemukan sejumlah persoalan yang dinilai perlu segera dibenahi oleh pihak pengelola, khususnya terkait sistem pengelolaan limbah dan kebersihan lingkungan SPPG.

Dansektor 6 Citarum Harum Kolonel Inf Jhonson Mangasitua Sitorus mengatakan, pengelolaan limbah di SPPG Mekarsari belum memenuhi standar yang diharapkan.

“Dari hasil pengecekan di lapangan, sistem pengelolaan limbah SPPG ini belum memenuhi standar. Kondisi tersebut berdampak terhadap lingkungan sekitar karena menimbulkan bau tidak sedap yang dikeluhkan masyarakat,” tegasnya.

Selain sistem IPAL, petugas juga menemukan kondisi air limbah pada saluran outfall masih keruh dan mengeluarkan bau menyengat.

Persoalan lainnya ditemukan pada area dapur. Kebersihan dapur dinilai masih kurang layak karena terdapat kondisi yang kotor serta sejumlah peralatan yang tidak memadai.

Menurut Dansektor, seluruh peralatan dapur harus dipastikan dalam kondisi layak pakai dan digunakan sesuai dengan fungsi masing-masing.

“Kami menemukan alat pengering ompreng tidak digunakan sesuai fungsi, bahkan dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan barang-barang bekas yang tidak berguna. Hal ini harus segera dibenahi karena menyangkut kebersihan dan kesehatan lingkungan,” ujarnya.

Dalam sidak tersebut, Satgas Citarum Harum memberikan sejumlah arahan kepada pengelola SPPG Mekarsari.

Di antaranya, memperbaiki sistem bak penampungan (jumper) agar memiliki penutup yang dapat dibuka untuk memudahkan pemeriksaan dan pemeliharaan. Pengelola juga diminta memastikan limbah cair yang dibuang telah memenuhi baku mutu sesuai ketentuan peraturan lingkungan hidup yang berlaku.

Selain itu, pihak SPPG diminta meningkatkan kebersihan area dapur serta memperbaiki atau mengganti fasilitas dan peralatan yang sudah tidak layak digunakan.

Dansektor 6 Citarum Harum menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan pembinaan terhadap SPPG Mekarsari.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pengelolaan limbah, kebersihan dapur, serta kelengkapan fasilitas SPPG berjalan sesuai standar dan tidak kembali menimbulkan keresahan bagi masyarakat sekitar.

Sementara itu, Kepala SPPG Mekarsari Adam Gemilang mengatakan pihaknya menerima arahan dan masukan yang disampaikan Satgas Citarum Harum.

“Kami akan segera melakukan pembenahan sesuai arahan dari Satgas Citarum Harum, terutama terkait perbaikan IPAL, kebersihan dapur, serta penataan kembali peralatan agar dapat digunakan sesuai fungsinya,” kata Adam Gemilang.(HDN)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *