Ruang Cianjur – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur terus memaksimalkan kesiapan logistik untuk menghadapi kondisi darurat, termasuk dalam menghadapi potensi bencana.
Saat ini, gudang logistik milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur berada di lingkungan Kantor BPBD dan siap digunakan sewaktu-waktu ketika terjadi bencana.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Cianjur, Samudra Wira Purnama, menegaskan pihaknya siap menindaklanjuti instruksi Presiden RI terkait peningkatan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Salah satu upaya yang dilakukan yakni memastikan ketersediaan dan kesiapan gudang logistik.
“Gudang logistik BPBD Cianjur siap digunakan untuk menghadapi bencana. Secara kapasitas, gudang dengan lebar 6 meter, panjang 10 meter dan tinggi 5 meter itu dapat menampung 1.000 paket sembako,” kata Samudra, Kamis (27/8/2026).
Namun, tidak seluruh peralatan kebencanaan ditempatkan di dalam gudang logistik tersebut. Sejumlah peralatan penunjang bencana disimpan secara terpisah untuk menjaga agar ruang gudang tetap dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Alat-alat kebencanaan dipisahkan di garasi parkir mobil BPBD Cianjur agar tidak mengganggu,” ujarnya.
Samudra mengakui kapasitas gudang logistik yang tersedia saat ini masih memiliki keterbatasan apabila Cianjur menghadapi bencana dengan skala atau eskalasi besar.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, BPBD Cianjur menyiapkan opsi pemanfaatan aset bangunan milik Pemkab Cianjur sebagai gudang tambahan apabila kebutuhan logistik melebihi kapasitas yang tersedia.
“Kalau bencana yang eskalasinya besar kemungkinan membutuhkan gudang berkapasitas lebih, bisa kita mengajukan aset-aset bangunan milik Pemkab Cianjur,” pungkasnya. (HDN)






