234 SC dan Gerakan Cianjur Muda Beraudiensi Dengan DPRD Kab. Cianjur Sortoti Keracunan MBG Hingga Dugaan Monopoli Distribusi Bahan Pokok MBG

Berita1736 Views

Ruang Cianjur – 234 SC dan Gerakan Cianjur Muda beraudiensi menyoroti beberapa masalah terkait MBG di Kabupaten Cianjur yang diterima oleh Perwakilan Anggota DPRD Kab. Cianjur, Selasa (30/9/2025)

Wakil Ketua 234 SC Hikmat Sadeli menanyakan sejauhmana pengawasan dari DPRD Kab. Cianjur.

“Kami menanyakan apakah DPRD menjalan fungsi pengawasan terkait MBG karena banyak terjadi keracunan dan diduga ada monopoli didalam distribusi bahan pokok untuk dapur” ujar Hikmat.

Ganjar Ramadhan Wakil Ketua DPRD Cianjur menanggapi pengawasan dan kordinasi telah dilakukan hanya saja ada keterbatasan kewenangan karena semua Keputusan berada di tangan BGN.

Ari Kurniawan Ketua Gerakan Cianjur Muda memaparkan bahwa ada dugaan beberapa orang yang memiliki dapur lebih dari satu bahkan belasan dapur yang dimiliki satu orang dan para pemilik dapur tersebut membentuk konsorsium untuk mendirikan koperasi yang mengatur distribusi ke bebera dapur.

“terjadi dugaan monopoli usaha sehingga para pengusaha kecil tidak bisa masuk untuk memasok bahan baku ke dapur kan itu salah mematikan UMKM” keluh Ari.

Selain perihal dugaan monopoli distribusi ari juga menyoroti banyaknya keracunan yang terjadi di Kabupaten Cianjur.

Menurut Ari seharusnya Yayasan dan pemilik dapur harus bertangganggung jawab Ketika terjadi keracunan dan jangan bersembunyi di balik SPPI.

Irfan Aulia Budiman Ketua Fraksi Gerindra DPRD Cianjur memparkan bahwa ia sudah berkordinasi dengan berbagai pihak supaya tidak terjadi lagi kejadian keracunan daari MBG di Cianjur, Irfan juga meminta semua pihak bisa berkontribusi dan bekerjasama.

Terakhir Ganjar Ramadhan menekankan tidak boleh ada monopoli jadi para UMKM bisa bekerjasama dengan berbagai stackholder seperti bumdes dan koperasi desa merah putih untuk memasok bahan baku ke SPPG selain itu Yayasan juga harus ikut bertanggungjawab jika terjadim hal-hal yang tidak diingankan di SPPG yang berada di bawah Yayasan tersebut.(Iko)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *